Kesehatan Mental

Meski Memiliki Gangguan Bipolar, Selena Gomez Masih Ingin Miliki Anak

 

Selena Gomez harus bekerja kerjas dalam menerima dan mengendalikan penyakit bipolarnya, tapi kenyataan itu masih menyakitkan bahkan setelah bertahun-tahun setelah ia didiagnosis mengidapnya.

Dalam interview yang ia lakukan bersama dengan Rolling Stone, Selena Gomez yang saat ini berusia 30 tahun tersebut berharap untuk masih bisa memiliki anak dan mungkin akan berbeda dengan apa yang ia bayangkan, berhubungan dengan obat yang ia konsumsi untuk bipolarnya.

Selena bercerita kalau ia pernah mengunjungi temannya yang sedang melakukan program kehamilan. Setelah itu Selena memasuki mobilnya dan menangis di sana, karnea ia merasa tidak akan merasakan pengalaman seperti temannya itu.

Penyanyi dan aktris itu juga mengatakan dia sedang mengonsumsi dua obat karena penyakit bipolar yang di deritanya, dan dia tidak berencana untuk berhenti menggunakannya untuk mendapatkan anak, tetap saja dia berharap suatu hari ia bisa menjadi orang tua.

“Bagaimanapun aku ditakdirkan untuk memilikinya, aku akan memilikinya,” katanya kepada Rolling Stone.

Meski tidak mungkin rasanya untuk hamil dan menyusui dengan aman saat mengambil obat psikiatri, beberapa obat yang digunakan untuk penyakit bipolar terkait dengan peningkatan risiko cacat lahir, kata psikiater Fabiano Gomes.

Dia menyembuhkan banyak wanita dengan penyakit bipolar, beberapa di antaranya berhenti mengambil obat mereka setelah mengetahui kalau mereka hamil. Di mana ia mengatakan itu adalah hal yang harus dilakukan, terutama untuk penyakit bipolar.

Pada interview Rolling Stone tersebut, Selena Gomez membicarakan mengenai kalau ia menerima kenyataan bahwa dia mungkin tidak dapat mengandung anak saat meminum obatnya.

Gangguan bipolar biasanya diobati dengan penstabil mood, antipsikotik, atau kombinasi keduanya, kata Gomes, asisten profesor dalam program gangguan mood di Universitas McMaster.

Dengan bimbingan profesional perawatan kesehatan, gangguan bipolar dapat diobati dengan pengobatan selama kehamilan, katanya.

Obat antipsikotik yang lebih baru dapat digunakan untuk mengobati pasang surut bipolar I, gangguan yang ditandai dengan episode mania dan depresi yang parah. Tapi Selena Gomez mengatakan dokumentasi efek samping agak terbatas untuk obat baru.

“Jika orang tersebut sudah menjalani pengobatan yang kami tidak memiliki banyak informasi tentangnya, dan mereka merespons dengan cukup baik, sebagian besar pasien akan melanjutkan pengobatan itu dan kemudian kami akan memantau dengan ultrasonografi bayinya,” katanya. .

Namun, jika seseorang terbuka untuk beralih ke obat lain atau mengurangi selama masa kehamilan, Selena Gomez merekomendasikan untuk melakukannya di bawah pengawasan psikiater atau dokter.

Kehamilan juga dapat meningkatkan risiko episode manik atau depresi bagi orang dengan gangguan bipolar, terutama jika mereka memilih untuk berhenti minum obat, menurut MGH Center for Women’s Mental Health. Memantau kesehatan mental selama kehamilan sangat penting bagi pasien yang tengah hamil.

Anda mungkin juga suka...